Atdikcairo.org - Sejumlah siswa Sekolah Menengah Percobaan di beberapa daerah melakukan aksi protes terhadap keputusan Menteri Pendidikan Mesir Hilali Syarbini terkait pelaksanaan Ujian di sekolah yang penyajian soal-soalnya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, serta dihilangkannya opsi pilihan antara bahasa Asing dan bahasa Arab. Selain siswa, hal ini juga turut menjadi perbincangan dan kekhawatiran di kalangan guru dan orang tua siswa.  Akibatnya, sejumlah siswa di beberapa daerah melakukan aksi protes terhadap Permen nomor 285 tahun 2015 tersebut.

Sejumlah siswa menerangkan bahwa salah satu titik masalahnya adalah tidak adanya kesiapan beberapa faktor yang seharusnya ada, seperti buku mata pelajaran yang diterbitkan Kemendik masih menggunakan bahasa Arab dan menjadi rujukan utama bagi para guru dalam proses belajar mengajar.

Salah satunya adalah mata pelajaran Geologi yang bukunya berbahasa Arab tapi mengharuskan ujiannya dengan bahasa Inggris. Hal ini diakui sebagian guru sebagai kendala dalam proses penilaian dan kemampuan siswa dalam memahami soal. Apalagi pembelajaran di kelas sudah berjalan berbulan-bulan di semester pertama.

Dalam aksi tersebut, sejumlah siswa menawarkan opsi untuk membatalkan Permen tersebut, atau jika pemerintah tetap ingin menerapkannya, sebaiknya mulai diberlakukan tahun depan setelah semua faktor pendukungnya siap pakai.

(Sumber: Harian Ahram, ahram.org.eg, almasryalyoum.com, 28/12/2016)

Laporkan Data Pendidikan

Visit Beautifull Indonesia

Kantor Atase

13, Aisya el-Taymouria St. Garden City

P.O Box 1661
Cairo - Egypt

Telp : +20-2-7947200/7947209
Fax : +20-2-27962495

 

Copyright © 2016 Atase Pendidikan KBRI Cairo. All Rights Reserved.