Atdikcairo.org - PCINU Mesir selenggarakan Workshop Radikalisme dengan tema “Peran Manhaj al-Azhar dalam Deradikalisasi Pemahaman Agama yang Intoleran” pada hari Kamis, 27 April 2017 di Aula Salah kamil, Al-Azhar kampus Hayyu Sadis, Nasr City.

Workshop tersebut menghadirkan beberapa pembicara dari berbagai institusi, antara lain Dr. Muchlis M. Hanafi, MA., Prof. Dr. Qowaid, MA., Dr. Muhammad Murtadho, Dr. Usman Syihab, MA., Prof. Dr. Abdel Fattah Abdel ghani al-Awwary, Dr. K.H. Yahya Cholil Tsaquf, dan Siti Shofiyah, Lc.

Dalam materinya, Atdikbud Usman syihab menyampaikan bahwa Al-Azhar juga Pemerintah Indonesia berusaha mengembangkan apa yang disebut dengan “Al-Islam al-Wasati” atau juga “wasatiyatul Islam”. “Al-Islam al-Wasati” atau juga “wasatiyatul Islam” secara literal, artinya Islam yang moderat yang toleran, yang adil, yang tengah, Bukan Islam yang ekstrim, radikal atau yang bersifat terorsisme.

Sudah banyak wacana, dalil, dan bukti yang jelas bahwa Islam adalah agama yang “wasati”, yang bebas atau jauh dari ekstrimisme, radikalisme atau rerorisme. Sebaliknya ia menganjurkan keadilan, perdamaian, cinta sesame manusia dan mahluk Tuhan yang lainnya. Maka yang menjadi persoalan adalah bagaimana mentransfer “wasatiyatul Islam” atau “Islam yang wasati” itu kepada “Karakter Wasati” yaitu cara berfikir, bersikap dan berprilaku yang wasati. Ini yang menjadi tujuan dari apa yang diistilahkan sebagai “Ummatan Wasatan”.

Menjadi individu atau umat atau golongan yang menghindari fanatisme berkelebihan, radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme, menjunjung tinggi keterbukaan dan toleransi dalam perbedaan, dan memberi kemudahan dalam beragama.

Laporkan Data Pendidikan

Visit Beautifull Indonesia

Kantor Atase

13, Aisya el-Taymouria St. Garden City

P.O Box 1661
Cairo - Egypt

Telp : +20-2-7947200/7947209
Fax : +20-2-27962495

Administrator:

Email : maulanabdulaziz@gmail.com

Whatsapp: +201007752870

Copyright © 2016 Atase Pendidikan KBRI Cairo. All Rights Reserved.